Perlu dipahami bahwa kenaikan tekanan darah yang terjadi setelah minum kopi bersifat sementara.
Hal ini berbeda dengan hipertensi kronis yang terjadi akibat perubahan struktural dan fungsi pembuluh darah dalam jangka panjang.
Meski demikian, setiap individu memiliki respons berbeda terhadap kafein. Pada orang dengan hipertensi yang belum terkontrol, sensitivitas tinggi terhadap kafein, atau konsumsi kopi berlebihan, efek kenaikan tekanan darah tetap perlu diperhatikan secara khusus.
4. Tips Aman Minum Kopi bagi Penderita Hipertensi
Bagi penderita hipertensi yang tetap ingin menikmati kopi, beberapa langkah berikut dapat membantu:
BACA JUGA:Minum Kopi Saat Sahur, Bikin Stamina Tahan Lama atau Malah Cepat Haus? Ini Penjelasan dr Tirta
BACA JUGA:5 Makanan yang Tidak Dianjurkan Dikonsumsi Bersama Kopi
Batasi jumlah konsumsi
Konsumsi 1–3 cangkir kopi per hari (sekitar 200–300 mg kafein) umumnya masih dianggap aman bagi kebanyakan orang dewasa dengan tekanan darah terkontrol.
Kenali respons tubuh
Setiap orang memiliki tingkat sensitivitas berbeda terhadap kafein. Memantau tekanan darah sebelum dan sesudah minum kopi dapat membantu mengetahui bagaimana tubuh bereaksi.
Pilih jenis kopi yang tepat
Kopi yang diseduh menggunakan filter cenderung lebih baik dibandingkan metode tanpa filter seperti French press, karena kandungan senyawa tertentu yang dapat memengaruhi kesehatan jantung lebih rendah.
Hindari saat tekanan darah tidak stabil
Jika tekanan darah sedang tinggi atau belum terkendali, sebaiknya batasi atau tunda konsumsi kopi hingga kondisi stabil, dan konsultasikan dengan tenaga medis.
BACA JUGA:Pengidap Asam Lambung Bolehkah Minum Kopi? Ini Penjelasan dan Tips Aman Menikmatinya