Jumlah Dapil di OKU Selatan Tak Berubah

Jumlah Dapil di OKU Selatan Tak Berubah

OKES.CO.ID, OKU SELATAN - Pada Pemilu serentak tahun 2024 nanti, Kabupaten OKU Selatan belum ada keputusan terhadap penambahan Dapil (Daerah Pemilihan) baru. Yah, hingga sampai sekarang atau sementara ini jumlah total Dapil di OKU Selatan masih berjumlah 4.

"Hingga saat ini belum ada keputusan atau intruksi khusus terkait dapil. Sementara ini untuk jumlah dapil OKU Selatan, masih mengikuti aturan lama jumlahnya 4 dapil," terang Ferdiansyah Divisi Bidang Teknis Dan Humas KPU OKU Selatan, Ahad, (24/7) kemarin.

BACA JUGA: Pilkada OKU 2024, PKS Siapkan 5 Kader Terbaik

Ferdi mengakui jika, isu rencana adanya perubahan penambahan dapil OKU Selatan menjadi 5 dapil sempat merebak sejak beberapa waktu lama. Rencana pemecahan dapil, atau penambahan dapil baru diharapkan untuk menyeimbangkan  jumlah pemilih saat Pemilu digelar.

Diuraikannya kabupaten OKU Selatan memiliki 4 dapil. Dalam pembagiannya Dapil 1 mencakup wilayah Kecamatan Buay Rawan, Buay Runjung, Buay Sandang Aji, Muaradua, Runjung Agung, Tiga Dihaji dengan total 12 kursi.

BACA JUGA: Diminta Maju Pilkada 2024, Yudi Mengaku Siap

Dapil 2 mencakup wilayah Buana Pemaca, Buay Pemaca, dan Simpang dengan total 8 kursi. Dapil 3 mencakup wilayah Banding Agung, Buay Pematang Ribu Ranau Tengah, Mekakau Ilir, Warkuk Ranau Selatan total 10 kursi.

Dan terakhir Dapil 4 yakni mencakup wilayah Kisam Ilir, Kisam Tinggi, Muaradua Kisam, Pulau Beringin, Sindang Danau, Sungai Are dengan jumlah 10 kursi. Sedangkan rencana pemecahan Dapil sempat mengemuka pada wilayah dapil 1 yang dianggap tidak berimbang.

BACA JUGA: Tahapan Pilkada 2024 Dimulai Juni

"Yah memang sempat ada terdengar rencana itu. Tetapi pada prinsipnya, jika rencana pemecahan dapil itu demi untuk kepentingan terbaik pemilih yakni masyarakat secara luas. Kemudian jika sudah ada intruksi dari pusat untuk melakukan itu, tentunya kita akan segera bergerak cepat untuk melakukan persiapan perubahan itu kedepan ini," ungkapnya. (end)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: