Puasa Arafah Ikut Arab atau Indonesia, ini Penjelasan Ustaz Syafiq Basalamah
tangkapan layar-foto ist-
OKES.NEWS-Puasa Arafah adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Hijriyah. Puasa ini merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim.
Tanggal pelaksanaan: Puasa Arafah dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, satu hari sebelum perayaan Hari Raya Idul Adha.
Keutamaan Puasa Arafah memiliki banyak keutamaan. Rasulullah Muhammad SAW bersabda bahwa puasa ini dapat menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan dalam setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Puasa Arafah juga termasuk dalam amalan yang sangat dicintai oleh Allah.
Hubungan dengan ibadah haji: Puasa Arafah memiliki kaitan erat dengan ibadah haji. Pada tanggal 9 Dzulhijjah, jamaah haji yang berada di Mekah akan berada di Padang Arafah, melakukan ibadah wukuf di sana.
Sedangkan bagi mereka yang tidak melaksanakan haji, dapat melakukan puasa sebagai bentuk ibadah yang sama-sama dijalankan pada hari yang sama.
Puasa Arafah Ikut Arab atau Indonesia
Pemerintah memutuskan, Idul Adha di Indonesia akan dirayakan pada 29 Juni 2023 bertepatan pada 10 Dzulhijjah.
Sedangkan di Arab Saudi, Hari Raya Idul Adha jatuh pada, 28 Juni 2023.
Ternyata adanya perbedaan ini tidak perlu dikhawatirkan, pasalnya perbedaan ini sudah kerap terjadi.
Di tahun 2022 lalu, Indonesia dan Arab Saudi juga alami perbedaan Hari Raya Idul Adha.
Menyikapi ini, penceramah Ustaz Syafiq Riza Basalamah berikan tanggapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: