Gerakan Cabut Baiat Internasional, Ajak Mantan LDII Bergabung Menghadapi Abdul Aziz

Gerakan Cabut Baiat Internasional, Ajak Mantan LDII Bergabung Menghadapi Abdul Aziz

Gerakan Cabut Baiat Internasional --

Gerakan Cabut Baiat Internasional, Ajak Mantan LDII Bergabung Menghadapi Abdul Aziz

OKES.NEWS – Muncul gerakan baru. Namanya Gerakan Cabut Baiat Internasional (GCBI) mengajak para mantan anggota Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) untuk bergabung dalam acara yang akan digelar pada 9 September 2023. 

Acara ini direncanakan untuk dihadiri oleh mereka yang berada di luar Jawa, Jabar, DKI, dan Banten melalui Zoom.

Dalam informasi yang beredar, Abdul Aziz Bin Nurhasan, yang disebut sebagai Imam Islam Jamaah/LDII, dinyatakan bukanlah seorang imam sejati dari LDII. 

Direktur Lembaga Advokasi Ummat Anshorullah, Abdurrahman Anton Minardi, pernah mengungkapkan kegelisahannya atas maraknya kasus dugaan penodaan agama di Indonesia selama 40 tahun terakhir.

BACA JUGA:DPD LDII OKU dan Forsgi Adakan Festival Sepakbola U-30 dan U-12

 Kasus-kasus tersebut memiliki pola yang sama, yaitu penyalahgunaan ayat dan dalil agama untuk memperdaya umat.

LDII saat ini dipimpin oleh Abdul Aziz, yang berpusat di Kediri, Jawa Timur, dikatakan mengajarkan ajaran  yang menyimpang.

Sebagai respons atas tindakan Abdul Aziz, beberapa mantan anggota LDII telah melaporkan dia ke Bareskrim Mabes Polri. 

Laporan ini merupakan upaya untuk menghentikan Abdul Aziz dari dugaan penyesatan umat dan pengambilan uang dari pengikutnya secara ilegal.

Adapun Ketua Lembaga Advokasi Ummat Anshorullah, Abdurrahman Anton Minardi, menegaskan bahwa para korban telah melaporkan Abdul Aziz ke Bareskrim dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: STTL/238/VI/2023/BARESKRIM Mabes Polri tanggal 23 Juni 2023. 

Dikutip dari Cahaya Islam, Banyak masyarakat yang termakan isu miring dan beranggapan bahwa LDII adalah penerus Islam Jama’ah (organisasi sesat) yang dulu di bubarkan.

BACA JUGA:Polisi Akhirnya Tahan Pimpinan Ponpes Al Zaityn Panji Gumilang, Ini Pernyataan Wapres Ma'ruf Amin

Namun fakta sesungguhnya sejarah LDII yang benar bernama YAKARI yakni Yayasan Lembaga Karyawan Islam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: