Jalan Makin Rusak Parah, Tak Kunjung Diperbaiki Warga Lengkiti Merana

Jalan Makin Rusak Parah, Tak Kunjung Diperbaiki Warga Lengkiti Merana

BERLUMPUR: Jalan akses ke tiga desa di Kecamatan Lengkiti rusak parah dan berlumpur sehingga menyulitkan warga yang melintas. (Foto: Bagus/OKES)-Foto: Bagus/OKES-

Jalan Rusak Parah, Tak Kunjung Diperbaiki

BATURAJA – LENGKITI, Jalan yang menjadi akses menuju tiga desa yang ada di Kecamatan Lengkiti yakni Desa Tihang, Lubuk Hara dan Negeri Agung kondisinya memprihatinkan.

Pasalnya, jalan yang menjadi akses masyarakat tiga desa tersebut alami rusak parah. Bahkan, banyak terdapat lubang besar dan berlumpur.

“Sudah lam ajalan ini rusak. Tapi, hingga kini belum ada perbaikan dari pemerintah,” kata salahsatu warga Lengkiti, Riyus, Rabu (6/8).

Sebenarnya, lanjut Riyus, warga sudah berulang kali mengusulkan ke pemerintah agar jalan tersebut segera dilakukan perbaikan.

BACA JUGA:Slamet Berduka, Istrinya, Nek Rohaya Meninggal Dunia, Ini Bukti Kesetiaannya Sampai Mati

“Tapi tidak tahu, kenapa hingga saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah. Sehingga, jalan tak kunjung diperbaiki,” sambungnya.

Sementara, ada beberapa titik jalan beton. Menurut Riyus, pembangunan jalan tersebut merupakan dari dana pribadi masyarakat bekerjasama dengan pemerintah desa.

"Ada warga sini yang melakukan perbaikan jalan bekerjasama dengan desa, kalau tidak sudah jadi kolam ikan jalan ini," jelasnya. 

Menurut Riyus, jalan rusak sudah terjadi sejak 2010 lalu. Padahal, jalan yang panjangnya sekitar 7 Km tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk beraktivitas.

BACA JUGA:Mengulik Upahan Pengangkut Kayu di Lengkiti, Terbiasa Lewati Sungai sebagai Mata Pencarian Sehari-hari

Mulai akses untuk menuju kebun, kesekolah maupun aktivitas lainnya. "Kalau jalan diguyur hujan kami guru ini sangat kesulitan melalui jalan ini. Karena licin dan berbatu," ungkap Nisa salahsatu guru sekolah di Lengkiti. 

Warga berharap, pemerintah bisa segera melakukan perbaikan jalan tersebut. Sehingga, masyarakat bisa nyaman untuk melakukan aktivitas. 

“Kami sangat berharap, pemerintah memperhatikan daerah kami. Kami ingin mendapat fasilitas yang layak. Sehingga, masyarakat dan anak-anak sekolah bisa nyaman dalam melakukan aktivitas,” pungkansya. (gus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: