10 Tahun, Kualitas IPM OKU Konsisten Naik

10 Tahun, Kualitas IPM OKU Konsisten Naik

Foto: Ilustrasi. (*)--

oleh: Nanda Adi Pradana, SST

Fungsional Pranata Komputer BPS Kabupaten OKU

Ternyata, dalam 10 tahun terakhir, pembangunan manusia di Kabupaten OKU terus mengalami kemajuan. 

Pembangunan manusia diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM merupakan capaian pembangunan kualitas hidup manusia yang disusun berdasarkan tiga dimensi dasar. Yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.

Badan Pusat Statistik (BPS) OKU mencatat IPM OKU meningkat dari 64,42 (2011) menjadi 69,60 (2021). Sepanjang periode tersebut, IPM OKU rata – rata tumbuh sebesar 0,75 persen/tahun dan konsisten berada pada level “sedang”. 

BACA JUGA: Keuntungan dan Kerugian Sapi Beranak Kembar Dua

Namun, pandemi Covid 19 memberikan dampak dalam pembangunan manusia di Kabupaten OKU. IPM OKU pada 2020 tercatat sebesar 69,32 atau kontraksi sebesar 0,19 persen, melambat dibandingkan tahun sebelumnya. Namun pada 2021, angka IPM dapat meningkat kembali seiring dengan pulihnya ekonomi.

Jika dirinci berdasarkan dimensi pembentuknya, peningkatan IPM Kabupaten OKU pada 2021 terjadi di semua dimensi. 

Dimensi hidup layak yang diukur berdasarkan pengeluaran perkapita yang disesuaikan meningkat 0,20 persen menjadi Rp10,04 juta pada 2021. Dimensi pendidikan, harapan lama sekolah (HLS) penduduk Kabupaten OKU berusia 7 tahun ke atas meningkat 1,73 persen menjadi 12,83 tahun pada 2021. 

Sementara, rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,11 persen menjadi 8,71 tahun. Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH) yang merepresentasikan dimensi umur panjang dan hidup sehat Kabupaten OKU tercatat 68,24 pada 2021. Angka tersebut naik 0,06 persen dibanding tahun 2020 yang sebesar 68,20 tahun. 

BACA JUGA: Penilaian Kinerja Guru: Senior Vs Junior

Meskipun peningkatan IPM terjadi di semua dimensi, yang perlu dicermati adalah pertumbuhan dari dimensi pembentuk IPM. 

Dimensi umur panjang dan hidup sehat pada 2021 mengalami pertumbuhan. Namun lebih lambat dari tahun - tahun sebelumnya. Tercatat UHH pada 2018 – 2020 mengalami pertumbuhan dimana masing – masing sebesar 0,25 persen, 0,27 persen dan 0,28 persen pada 2020. Namun pada 2021 mengalami perlambatan pertumbuhan menjadi hanya 0,06 persen.  

Selain itu, selama 10 tahun terakhir UHH hanya mampu meningkat sebesar 0,66 tahun atau bertambah peluang hidup sekitar 7,92 bulan atau sekitar 7 sampai 8 bulan. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan angka provinsi Sumatera Selatan yaitu 1,47 tahun dan angka nasional sebesar 1,74 tahun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: